Electronic Data Interchange (EDI)
Bismillah
Halo, kali ini saya masih akan memposting tugas kuliah
saya. Materinya mengenai EDI (Electronic Data Interchange) dan Cybercrime. Tapi
saya akan jadikan 2 postingan, hehe. Begitulah persyaratan tugas saya. Maaf-maaf
isi dari blog ini belum variatif ya. Yuk simak siapa tau bermanfaat.
EDI (Electronic Data
Interchange)
Pengertiannya adalah proses transfer data yang terstruktur, dalam
format standar yang terstruktur, dalam format yang standar yang disetujui
melalui jaringan komputer dalam bentuk elektronik. yang sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran
dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara
elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati, dimana
antara dua pihak yang berhubungan yang memiliki sistem dan aplikasi yang berbeda
dihubungkan dengan teknologi.
Secara formal EDI
didefinisikan oleh International Data Exchange Association (IDEA) sebagai
“transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang
dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain dengan
menggunakan media elektronik”. EDI memiliki standarisasi pengkodean
transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat
berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer yang satu ke sistem
komputer yang lain tanpa memerlukan hardcopy, faktur, serta terhindar dari
penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan
intervensi dari manusia.
Cara Kerja EDI
Pada
dasarnya EDI terdiri dari tiga komponen utama, yakni pesan standar, perangkat
lunak EDI (EDI Converter), dan komunikasi. Sebelum melangkah lebih jauh penulis
ingin menerangkan ketiga komponen dasar EDI. Pertama, Pesan standar pada
dasarnya berisikan teks (text) yang memuat informasi dan rule sebagai
penterjemah dari satu atau lebih dokumen bisnis. Contoh dari pesan standart
adalah Uniform Communication Standar (UCM) yang mendefinisikan lebih kurang 15
tipe dokumen elektronik diantaranya; purchase order, promotion announcement,
price change, invoice, dll. Sedangkan rule dalam EDI lazimnya bekerja dalam
bentuk kelompok. Sekumpulan rules untuk memformat sebuah dokumen elektronik
disebut transaction set. Jadi, transaction set adalah analogi elekronik ari
kertas/form dokumen bisnis. Salah satu ciri utama dalam EDI, pada dasarnya
pertukaran data terjadi antar aplikasi komputer, sehingga tidak hanya antar
komputer. Akibatnya intervensi hanya manusia (pengguna) terjadi pada aplikasi
komputer ini, sedangkan sisanya seperti proses pengiriman dan interpretasi data
dapat dilakukan oleh komputer. Berbeda dengan facsimile dan e-mail, dalam EDI
yang dipertukarkan harus terstruktur sehingga dapat dibaca dan
diinterpretasikan oleh komputer. Dalam facsimile dan e-mail data tidak
terstruktur sehingga data hanya bisa diinterpretasikan oleh manusia. Kedua,
Perangkat lunak EDI berfungsi sebagai sebagai penterjemah dari pesan standar
EDI ke dalam internal file format perusahaan penerima. Perangkat lunak EDI
harus terintegrasi dengan aplikasi bisnis yang dipakai. Ketiga, Komunikasi.
Komunikasi dalam EDI tentu sangat berbeda dengan komunikasi yang kita bersifat
konvensional. Hal ini disebabkan komunikasi di EDI dilakukan melalui antar
mesin (komputer), sehingga diperlukan infrastruktur komunikasi. Bentuk
komunikasi infrastruktur yang mula-mula berkembang adalah transaksi berbentuk
point-to-point, yakni hubungan langsung dari dua perusahaan yang bertransaksi.
Dalam point-to-point di EDI perusahaan yang bertransaksi memerlukan: (1)
menggunakan protokol komunikasi yang sama(2) mempunyai kecepatan transmisi yang
sama, (3) menyediakan line telepon pada saat yang sama. Dengan bertambahnya
rekan bisnis, maka komunikasi berbentuk point-to-point makin susah untuk
di-manage, oleh karena itu dalam perkembangannya akan lebih mudah bila memakai
jasa pihak ketiga, yaitu Vale Added Network (VAN). VAN adalah penyedia network
di mana setiap pelanggan-pelanggannya mempunyai mailbox pada perusahaan VAN
tersebut. Mailboxing ini memungkinkan pengiriman transaction set ke mailbox
rekan bisnis. Dengan cara ini pesan-pesan EDI dibawa oleh e-mail. Komunikasi
via VAN menghindari keterbatasan-keterbatasan yang ada pada point-to-point.
Beberapa VAN juga menyediakan bantuan implementasi berupa consulting, softaware
dan training rekan bisnis. Untuk seccurity transfer data VAN memberikan jaminan
kepada pelanggan-pelanggan dengan cara-cara sebagai berikut: Access ke VAN
memerlukan password dan IDs; Validasi relasi dagang untuk memastikan hanya
pelanggan yang berhak yang bisa menerima pesan-pesan atau dokumen-dokumen; VAN
mencek integritas dari pesan-pesan EDI. Ini diimaksudkan untuk memastikan agar
pesan-pesan yang dikirimkan sesuai dengan standar yang dipakai. Penerapan EDI
di Internet Penggunaan EDI di internet bisa dibilang masih baru, namun teknologi
dan service telah berkembang dengan cepat. VAN yang ada sekarang sudah
terhubung ke internet untuk memberikan service ke pelanggan-pelanggan (misalnya
iklan sebuah produk). Sebuah perusahaan pelanggan VAN dapat melakukan transaksi
EDI dengan sebuah perusahaan lain yang terhubung ke internet. Pesan-pesan EDI
dapat diselipkan ke dalam Internet E-mail. Perusahaan-perusahaan yang sama-sama
terhubung ke Internet juga dapat melakukan transaksi EDI. Kedua perusahaan yang
bertransaksi harus sepakat dengan Internet protokol apa yang akan dipakai untuk
pertukaran pesan-pesan EDI: Pengiriman-pesan dengan e-mail. Ini cara yang
paling simpel dan paling banyak dipakai. Khususnya untuk menyelipkan
pesan-pesan EDI bisa dipakai spesifikasi IETF-MIME dan kedua rekan dagang harus
sepakat dengan metode encryption untuk pengamanan pengiriman e-mail, misalnya
PEM atau PGP. Pengiriman pesan-pesan EDI dengan FTP. Untuk pertukaran
pesan-pesan EDI dengan FTP, sebuah account harus dibuat untuk setiap rekan
dagang untuk FTP login, inclusif password. Pesan-pesan EDI disimpan di sebuah
file, dan rekan dagang membuat perjanjian untuk penamaan file-file dan
direktori dimana pesan-pesan disimpan. Perkembangan EDI Saat ini. Saat ini
kebanyakan EDI, transaksi terjadi melalui VAN. Di dunia sudah ada beberapa VAN.
Berikut ini penulis memberikan contoh beberapa Van yang berkembang dan sangat
besar sekarang dengan keunikan pelayanaannya masin-masing. Pertama, General
Electric Information (GEIS) VAN ini telah mempunyai pelanggan lebih dari 30.000
perusahaan yang tersebar. GEIS selain VAN provider juga menyediakan EDI
Software. Contoh real dari implementasi produk-produk GEIS ini adalah
implementasi EDI di Bea Cukai Selandia Baru. Sistem EDI CEDI*FIT (Custom EDI
for International Trade) memberi jaminan kepada importir maximum 4 jam untuk
semua muatan, ini berarti menghemat 48 jam untuk dokumen-dokumen kiriman udara
dan 7 hari untuk kiriman laut dibandingkan dengan layanan yang diberikan oleh
sistem konvensional. Untuk melayani penumpang udara, Bea Cukai Selandia Baru
menggunakan sistem CEDI*PAX (Custom EDI for Passenger Exchange). Dengan sistem
ini data-data penumpang tidak perlu dimasukkan kembali ke dalam komputer,
tetapi data yang dimasukkan ketika berangkat bisa dipanggil kembali oleh
CEDI*PAX. Contoh lain adalah aplikasi EDI di sebuah perusahaan buah-buahan di
Thailand, Dole Food Company. Perusahaan ini bayak mengekspor buah-buahan ke
Eropa. Dengan EDI pesanan langsung dari Eropa via GEIS Global Network bisa
dilakukan ke perusahaan yang terletak di sebuah desa terpencil di Thailand.
Kedua, AT&T Easy Link Service VAN ini tidak hanya memberikan layanan EDI.
Tetapi juga juga elektronik mail, fax dan telex. Ketiga, Management Information
System Group, Inc (MISG). MISG mempunyai peolanggan yang jumlahnya lebih dari
20.000. MISG mempunyai 2 sistem yang utama TRANSNET dan ANSINET. Sistem
TRANSNET adalah salah satu jaringan pemesanan secara elektronik yang terbesar
di dunia. Sebagai pelengkap dari TRANSINET, ANSINET sistem dapat digunakan
untuk transfer dokumen-dokumen EDI lain. Keutamaan dari sistem ini mencakup
basic mailbox services, 24-jam service, koneksi dengan jaringan-jaringan EDI
lainnya. MISG juga menyediakan access ke Internet, e-mail, consulting services,
dll. Keempat, Singapore Network Service (SNS). SNS didirikan bulan Maret 1988.
SNS tidak hanya memberikan layanan EDI tetapi memberikan layanan network secara
umum. Saat ini SNS melayani pemerintah, transport, medical, dll. Dengan
penerapan SNS terbukti perekonomian Singapura saat ini semakin berkembang,
tentu ini tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan mengadopsi dan memanfaatkan
EDI. Keempat, TranSettlements. Van ini didirikan tahun 1977,Lebih dari 70% dari
perusahaan angkutan darat dan udara di Amerika Utara yang mengimplementasikan
EDI memakai jasa VAN ini. Kelima, WorldLinx Services. VAN ini dapat diaccess
dari 140 negara. Perangkat lunak yang disebut The Net:EDI menterjemahkan
transaction data ke standar format EDI. Contoh aplikasi dari sistem ini adalah
yang diterapkan di B.C Health Service, sebuah cabang dari British Columbia
Association yang menawarkan barang-barang ke 100 rumah sakit. Penjualan
barang-barang ini mencapai 100 juta dollar AS setahun. Mereka berkomunikasi
menggunakan TheNet:EDI untuk pertukaran purchase orders and invoices. Keenam,
IBM Global Network. Selain memberikan layanan EDI, IBM Global Network juga
memberikan layanan e-mail, voice-mail, connectivity (lease, dial,
wireless)X.400 messaging.
Prinsip Teknologi EDI
Prinsip dari teknologi
EDI sebenarnya adalah menerjemahkan bahasa aplikasi dari sistim yang
sama-sekali berbeda menjadi bahasa yang terstandarisasi, sebagai contoh dalam
hal ini UN/EDIFACT yang merupakan singkatan dari United Nation Electronic Data
Interchange for Administration, Commerce and Transport, disini bisa dilihat
bahwa bahasa tersebut distandardisasi oleh PBB.
Teknologi EDI ini adalah
teknologi ‘less investment’ dimana pelaku bisnis tidak perlu lagi membeli
peralatan baru sebagai infrastruktur untuk pertukaran dokumennya, dengan kata
lain tetap menggunakan peralatan yang telah tersedia.
Tujuan Utama EDI
Tujuan utama dari pemakaian teknologi EDI, sebenarnya adalah agar
teknologi ini dapat membantu para pelaku bisnis mengkomunikasikan dokumennya
dengan pihak lain lebih cepat, akurat dan lebih efisien karena sifatnya yang
dapat mengeliminir kesalahan yang diakibatkan proses re-entry dan dapat
mengurangi pemakaian kertas, komunikasi dan biaya-biaya lain yang timbul pada
metode konvensional sehingga diharapkan dapat menekan biaya-biaya yang tidak
diperlukan dan diharapkan dapat meningkatkan laba kepada pemakainya. Apabila
proses tersebut terpenuhi, otomatis proses bisnis internal perusahaan tersebut
akan menjadi lebih baik, terencana dan pada akhirnya hubungan bisnis dengan
pihak lain-pun akan dapat lebih baik juga
Keuntungan dalam
menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat, mengurangi biaya,
mengurangi kesalahan, memperoleh respon yang cepat, pengiriman faktur yang
cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik.
Keuntungan EDI
EDI
memperbaiki efisiensi juga menurunkan biaya dan juga keuntungan-keuntungan lain
diantaranya: Bussiness survival Kebanyakan organisasi-organisasi besar menekan
supplier-suppliernya untuk menggunakan EDI. EDI adalah metode yang diinginkan
untuk melakukan bisnis di banyak industri, misalnya rail, automotive, chemical
dan farmasi. Penghematan biaya EDI menekan biaya biaya dalam proses transaksi
dan menaikkan efisiensi. Penghematan yang diperoleh dari EDI bisa bersumber
dari berbagai bidang seperti:
Pengurangan dalam pemrosesan dokumen (misalnya: mengetik kembali data yang sama/redundant data). Mengurangi staf sebagai hasil dari eliminasi data re-keying,koreksi kesalahan,dll. Penurunan tingkat inventory. Ini adalah hasil dari penurunan waktu proses transaksi dan eliminasi dari ketidakpastian seperti order delivery time. Penurunan biaya untuk penanganan spesial dan pos ekspres yang disebabkan keterlambatan dalam penerimaan dan proses yang tidak efisien dalam surat-menyurat. Penurunan penggunaan telepon. Penurunan biaya pos konvensional. Penurunan dalam pengeluaran biaya transpor. Memperbaiki service kepada pelanggan Memperbaiki relasi dengan suplier,pelanggan dan rekan dagang. Memperbaiki kemampuan untuk bersaing secara internasional, sebagai hasil dari penurunan waktu komunikasi dan penurunan kesalahan, waktu design dan pengembangan lebih lebih singkat.
Pengurangan dalam pemrosesan dokumen (misalnya: mengetik kembali data yang sama/redundant data). Mengurangi staf sebagai hasil dari eliminasi data re-keying,koreksi kesalahan,dll. Penurunan tingkat inventory. Ini adalah hasil dari penurunan waktu proses transaksi dan eliminasi dari ketidakpastian seperti order delivery time. Penurunan biaya untuk penanganan spesial dan pos ekspres yang disebabkan keterlambatan dalam penerimaan dan proses yang tidak efisien dalam surat-menyurat. Penurunan penggunaan telepon. Penurunan biaya pos konvensional. Penurunan dalam pengeluaran biaya transpor. Memperbaiki service kepada pelanggan Memperbaiki relasi dengan suplier,pelanggan dan rekan dagang. Memperbaiki kemampuan untuk bersaing secara internasional, sebagai hasil dari penurunan waktu komunikasi dan penurunan kesalahan, waktu design dan pengembangan lebih lebih singkat.
Komponen Dasar EDI
yaitu:
- Hub (pihak yang memberikan perintah)
- Spoke (pihak yang menerima perintah)
- Computer (sebagai electronic hardware)
- Electronic software
Standard EDI yang
berlaku saat ini adalah:
- SPEC 2000
- ANSI X12 Standard AS dan Canada
- EDIFACT (Standard Eropa)
- IEF
- Dll
Manfaat EDI
- Manfaat EDI secara umum adalah:
- Mengurangi kesalahan
- Mengurangi biaya
- Meningkatkan efisiensi operasional
- Meningkatkan kemampuan bersaing
- Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang
- Meningkatkan pelayanan pelanggan
Secara detail manfaat
dari EDI yaitu:
- Pertukaran informasi data dapat dilakukan antar
aplikasi sehingga tidak perlu re –entry data dari sisi penerima dan tidak
diperlukan prosews printing dari sisi pengirim
- Penyampaian atau penerimaan informasi dari dokumen
lebih cepat dan aman, sehingga pelayanan dapat segera diperoleh tanpa
perlu datang ke kantor pabean
- Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan
mendukung terbentuknya electronic trading dan EDI merupakan pertukaran
data elektronik yang telah disepakati.


Komentar
Posting Komentar